5 Polutan Penyebab Pencemaran Tanah (Paling Berbahaya)

Polusi tanah selalu dikaitkan dengan berbagai aktivitas manusia. Karena itu, penyebab pencemaran tanah dapat dibagi menjadi 5 sesuai dengan jenis pencemar. Jenis-jenis polutan tanah terdiri dari bio-polutan, kegiatan pertanian, radioaktivitas, limbah perkotaan dan limbah industri. Mari kita pelajari lebih lanjut tentang 5 jenis polutan.

Polutan Penyebab Pencemaran Tanah

Bio-polutan

Biocontaminants juga disebut kontaminan yang berasal dari agen biologis. Agen biologis ini umumnya dapat bertindak sebagai kompos untuk tanaman di tanah. Jenis kontaminan ini berasal dari ekskresi manusia, burung dan hewan lainnya.

Kegiatan pertanian dan perkebunan

Pertanian dan perkebunan sering menggunakan berbagai bahan kimia untuk mendukung hasil panen. Bahan kimia ini termasuk pestisida, pupuk kimia, herbisida, kapur, kompos, dll. Penggunaan bahan kimia secara berlebihan berpotensi mencemari tanah dan berbahaya bagi kesehatan manusia.

Kontaminan radioaktif

Zat radioaktif yang dihasilkan dari aktivitas manusia seperti nitrogen, uranium, thorium, uranium dan lainnya. Zat radioaktif ini dapat menyumbat tanah dan memberi efek toksik pada makhluk hidup yang mengelilinginya. Contoh kontaminasi jenis kontaminan ini dapat ditemukan di Prefektur Fukushima, Jepang. Gempa bumi dan tsunami melanda Fukushima pada 2011. Bencana ini menyebabkan ledakan reaktor nuklir di pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima yang menyebabkan kebocoran air radioaktif. Kemudian, area tersebut menjadi area tertutup karena tingginya tingkat polusi radiasi nuklir.

Sampah perkotaan

Jenis polutan ini terjadi di rumah-rumah dan sebagai akibat dari aktivitas manusia di perkotaan. Polutan ini termasuk limbah plastik, limbah rumah tangga dan komersial dan bahan limbah lainnya.

Limbah industri

Industri skala besar, seperti pertambangan dan pabrik, dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada tanah. Limbah industri berskala besar termasuk logam, seperti timbal (Pb), merkuri (Hg), arsenik (As), nikel (Ni), dll. Selain itu, ada contoh kontaminasi tanah akibat limbah industri. Apakah RG Squad pernah mendengar tentang kasus lumpur Lapindo?

Kasus lumpur Lapindo adalah pencemaran tanah yang disebabkan oleh aliran lumpur panas di Kabupaten Sidoarjo. Aliran lumpur panas terjadi karena kegiatan pengeboran di sumur eksplorasi Lapindo Brantas Inc. Kontaminasi memiliki dampak signifikan, termasuk:

  • Lumpur itu membanjiri 16 desa di 3 kecamatan
  • Kerusakan pada area pertanian diikuti oleh kerusakan lingkungan
  • Permukaan tanah tenggelam di sekitar aliran lumpur
  • Kerusakan infrastruktur dan fasilitas infrastruktur, dll.

Karena itu, artikel tentang polutan sebagai faktor penyebab pencemaran tanah cukup mengkhawatirkan di dunia internasional. Dari sampah plastik yang telah terakumulasi dalam kasus aliran lumpur Lapindo di Jawa Timur. Di bawah, Anda dapat membaca artikel tentang dampak pencemaran tanah terhadap lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *